header
Pencarian Berita   Pencarian lebih rinci »
Rubrik Berita
Arsip Berita
Mo Tu We Th Fr Sa Su
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031

Newsletter
Subscribe to newsletter:

Poll: PEMILU 2009
Partai Manakah yang Tampil Sebagai Pemenang Pemilu 2009
Partai Golkar
Partai Demokrat
Partai Keadilan Sejahtera
PDI Perjuangan
P P P
P K B
Partai Hanura
Partai Gerindra
P A N
Bukan Partai di Atas
Golput
Poll results | Old polls


email Kirim Keteman Anda | print Versi Cetak | comment Komentar (0 posted)

Tiga Nama Balon Bupati Batubara Berpeluang Besar

By redaksi on July 16,2008

image

Tiga nama bakal calon (balon) Bupati Batubara diperkirakan memiliki peluang besar terpilih untuk diajukan ke Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPP Sumut oleh Dewan Pengurus Cabang (DPC) PPP Batubara.

Ketiga nama itu paling mendominasi yang dimunculkan pengurus anak cabang (PAC) untuk direkomendasikan DPC PPP Batubara ke DPW.Perkiraan ini didasarkan kepada hasil Rapat Pimpinan Cabang (Rapincab) PPP Batubara yang diikuti tujuh PAC DPC PPP kabupaten yang baru dimekarkan tersebut.

Masing-masing PAC mengusulkan nama balon ke DPC. Dari 7 PAC, sebanyak 3 PAC memunculkan nama Amir Hakim. Namun, nama mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemerintah Kabupaten Asahan ini selalu muncul dibayangi oleh nama M Suhairy, Pejabat Ketua DPC PPP Batubara.

Tiga PAC yang memunculkan nama Amir Hakim dan dua PAC memboyong nama Suhairy,yang juga dimunculkan oleh PAC tersebut sebagai balon Bupati. Sementara Abdul Wahid diusung oleh dua PAC bersama balon Bupati lainnya, yakni Jemat Sembiring.

Nama Anjar Amri (anggota Komisi C DPRD Sumut dari Fraksi Partai Bintang Reformasi, yang juga mencalonkan diri sebagai balon bupati ke DPC PPP Batubara,juga dicalonkan PAC PPP Kecamatan Tanjung Tiram bersamaan ketiga calon lainnya,yakni Amir Hakim,Abdul Wahid, dan Jemat Sembiring. Dari ketujuh PAC, hanya Kecamatan Sei Suka yang tidak mengusung calon.

Utusan kader PPP dari kecamatan kawasan industri di Kabupaten Batubara itu menyerahkan keputusan siapa balon yang akan dijagokan kepada DPC PPP Batubara sepenuhnya.

“Berdasarkan hasil rapimcab pada Sabtu (12/7) lalu,ketiga nama ini yang mendominasi muncul. Namun, siapa yang bakal diusulkan ke DPW akan dirapatkan kembali oleh DPC,” ujar Sekretaris DPC PPP Batubara Asmadinata,kemarin.

Selain menentukan nama balon bupati, rapimcab yang digelar Sabtu kemarin itu juga mengusung nama balon Wakil Bupati Batubara. Dari dua nama balon wakil bupati yang ikut menyampaikan visi misi, yakni Tripurnowidodo dan Mahendra Sudrajat, nama Tripurnowidodo disebut-sebut sebagai balon wakil bupati yang paling berpeluang besar. Dodo –panggilan akrabnya– diusung oleh 4 PAC, di antaranya Sei Balai,Lima Puluh, Talawi,dan TanjungTiram.

Berdasarkan data, dari 18 nama yang mencalonkan diri sebagai balon Bupati dan Wakil Bupati Batubara,M Suhairy memang tidak terdaftar sebagai balon. Karena itu,saat penyampaian visi-misi dalam Rapat Pimpinan Cabang PPP Batubara, pejabat Ketua DPC PPP Batubara tersebut tidak ikut memaparkan visi-misi.

Terkait soal ini, nama Suhairy muncul berdasarkan hasil rapimcab bukan berdasarkan kemauan politik DPC PPP Batubara. Karena namanya dimunculkan oleh PAC maka otomatis dia (Suhairy) dimajukan sebagai balon yang akan dipertimbangkan dalam rapat DPC PPP.

“Apakah dia jadi balon bupati atau wakil, yabelum tahu,”ujarnya. Masuknya nama Suhairy bukan merupakan pelanggaran dari anggaran dasar (AD) maupun anggaran rumah tangga (ART) partai.

Malah, hal ini sesuai dengan juklak yang diterbitkan DPP PPP yang menyatakan, bagi daerah yang memperoleh enam kursi di DPRD atau sebesar 15% dari jumlah kursi di legislatif,wajib hukumnya untuk menjagokan kader PPP sebagai balon kepala daerah atau wakil kepala daerah. “Secara ex officio karena jabatannya, dia wajib dicalonkan oleh PAC,”tandasnya.

Pernyataan ini senada dengan pernyataan Wakil Ketua DPW PPP Sumut Ali Jabbar Napitupulu, yang meminta kepada PAC agar mempertimbangkan kader PPP untuk dijagokan sebagai salah satu balon sesuai dengan juklak DPP PPP.

Dia menegaskan, wajib hukumnya bagi semua kader PPP untuk mengusung kader PPP sebagai calon kepala daerah, kecuali bagi kabupaten yang tidak memenuhi kuota 15% jumlah kursi di parlemen.(***)


189 times read

Did you enjoy this article?

1 2 3 4 5 Rating: 4.00Rating: 4.00Rating: 4.00Rating: 4.00 (total 2 votes)
comment Komentar (0 posted)
Berita Terpoluler
Komentar Berita