header
Pencarian Berita   Pencarian lebih rinci »
Rubrik Berita
Arsip Berita
Mo Tu We Th Fr Sa Su
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031

Newsletter
Subscribe to newsletter:

Poll: PEMILU 2009
Partai Manakah yang Tampil Sebagai Pemenang Pemilu 2009
Partai Golkar
Partai Demokrat
Partai Keadilan Sejahtera
PDI Perjuangan
P P P
P K B
Partai Hanura
Partai Gerindra
P A N
Bukan Partai di Atas
Golput
Poll results | Old polls


email Kirim Keteman Anda | print Versi Cetak | comment Komentar (0 posted)

Gubsu : Danau Toba Anugerah Tuhan yang Harus Dilestarikan

By redaksi on July 16,2008

image

Gubernur Sumatera Utara H Syamsul Arifin SE berharap agar masyarakat yang bermukim di kawasan Danau Toba mendukung upaya pemerintah untuk menjadikan Danau Toba tidak hanya sekedar anugerah Tuhan yang hanya enak dipandang mata karena keindahannya.  Tetapi harus bisa menjadi sumber penghidupan masyarakat, untuk meningkatkan kesejahteraan dan juga menjadi sumber keseimbangan dunia.

 "Danau Toba merupakan anugerah Tuhan yang harus dilestarikan dan dikelola dengan baik, untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian ekosistem di Danau Toba," ujarnya di open stage Parapat, Senin (14/7) 

Hadir dalam acara tersebut  Menteri Kehutanan MS Kaban beserta isteri, para Konsulat Jenderal (Konjen) negara sahabat, para bupati dan walikota se Sumut, unsur Muspida dan ribuan warga dan para turis dari manca negara.

Menurut Gubsu, keberadaan Danau Toba beberapa tahun terakhir, juga menjadi pusat perhatian masyarakat dunia, karena sesungguhnya danau ini milik dunia. Sebab danau ini memberikan manfaat bagi ekosistem dunia.

Disebutkan, danau toba saat ini masih dikunjungi wisatawan secara temporer. Padahal, dilihat dari sisi potensinya seperti keindahan alam dan kekayaan khasanah budaya masyarakatnya, seharusnya tidak demikian.

"Begitu juga dengan lama tinggal wisatawan, dari dulu smapai saat ini masa tinggal hanya dua atau tiga hari saja," ujarnya.

Untuk itu, kata Gubsu, pemerintah propinsi bersama pemkab sekawasan danau toba, diminta untuk lebih bersinergi menarik investor di dalam membangun infrastruktur yang mendukung kepariwisataan di daerah ini. Namun semua itu tidak akan cukup, apabila masyarakat tidak mendukungnya, seperti menjaga kebersihan, ketertiban, keamanan, keramah tamahan dan kenyamanan.

"Untuk itu, saya harapkan agar seluruh masyarakat terutama pengelola akomodasi, transportasi, penjual makanan dan minuman, serta souvenir, dapat meningkatkan kualitas pelayanan dengan moto, ramah, senyum, sapa dan santun, sehingga wisatawan merasa nyaman," jelasnya.

Selain itu, Gubsu juga menyampaikan, bahwa pengembangan seni dan budaya khas daerah Sumut cukup banyak untuk di gali dan dikembangkan, yang selama ini banyak luput dari perhatian kita semua.

"DAlam konteks ini, saya mendukung dan mengimbau kembali agar semua kabupaten dan kota yang ada di Sumut untuk terus menggalakkan pesta-pesta budaya rakyat yang perlu dilakukan di beberapa daerah. Seperti pesta budaya melayu, pesta rondang bintang, pesta horas, pesta menjuah-juah dan lainnya," jelasnya.

Dijelaskan juga, bahwa pesta danau toba yang telah 10 tahun tidak digelar ini merupakan tonggak sejarah baru bagi pencitraan yang lebih positif terhadap Sumatera UTara, menusul ditetapkannya pesta ini sebagai salah satu dari 100 calender of event kepariwisataan nasional dalam rangka visit Indonesia year 2008.

"Itulah sebabnya penerintah provinsi Sumut bangga atas terlaksanananya pesta ini, karena akan menambah bukti benarlah Sumatera Utara kondusif,d an merupakan daerah majemun yang mampu memperlihatkan kesatuan dalam aneka ragam budaya masyarakatnya," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Pesta Danau Toba (PDT) Sujono Manurung SE menyampaikan. Untuk meramaikan kegitan pesta danau toba ini, ada beberapa kegiatan yang akan digelar selama PDT, yang meliputi kegiatan seni budaya, olahraga dan berbagai kegiatan lainnya.

"Kegiatan yang akan digelar diantaranya, tour de toba 2008-2009, toba run 2008-2009, catur simultan, toba row 2008-2009, renang lintas danau toba, parade toba 2008-2009, pentas budaya seni, gebyar panggung toba, festival kuliner, pameran kebudayaan, pemilihan putrid toba, lomba hias perahu, lomba hias angkutan umum, lomba hias kios, serta pemecahan rekor muri ulos terpanjang," jelasnya.

Dalam acara yang berlangsung meriah dan diselingi berbagai tarian tradisional daerah, juga diisi dengan penyerahan secara simbolik 70.000 bibit pohon kepada para bupati di sekitar danau toba oleh Menteri Kehutanan MS Kaban.

Pembukaan Pesta Danau Toba yang ditandai dengan pemukulan Gondang oleh Gubsu Syamsul Arifin SE juga diisi dengan pemberian secara simbolik bibit ikan oleh Menteri Perikanan yang diwakili oleh Kepala Dinas Perikanan Sumut Yoseph Siswanto kepada masyarakat di sekitar Danau Toba.. (RT)


78 times read

Did you enjoy this article?

1 2 3 4 5 (total 0 votes)
comment Komentar (0 posted)
Berita Terpoluler
Komentar Berita