SI JAGO MERAH kembali melululantahkan 12 rumah, di Jalan Sakti Lubis, Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Medan Maimoon, Selasa (12/8) sekira pukul 13.00 WIB siang.
Untuk memadamkan api yang kian merambat ke rumah warga, akhirnya 8 unit mobil pemadam kebakaran dari Pemko Medan dikerahkan. Hanya berkisar 15 menit kemudian, api mampu dijinakkan.
Menurut salah seorang korban Fika (34) mengatakan, asal mula api dari rumah Buyung pemilik rumah makan Kenayang. Namun rumah makan Kenayang terpisah dari dapur tempat memasak makanan yang akan dijual mereka. Sedangkan Fika sendiri membuka kios makanan ringan yang hanya berjarak empat rumah dari rumah Buyung.
Sebelumnya, kata Fika, dia mendengar kompor meledak di dapur tempat memasak milik Buyung. Tak berapa lama berkelang, api langsung menyambar dapur tersebut.
Meski telah berusaha dipadamkan oleh masyarakat setempat, tapi karena saat itu angin begitu kencang sehingga api cepat menjilat ke rumah warga lainnya.
“Saya saat itu ada di kamar mandi. Untungnya warga menjerit dan saya langsung menyelamatkan barang-barang dan anak saya,”terang Fika pemilik kios Anto itu.
Memang, warga menyesalkan lambatnya mobil pemadam kebakaran sampai di lokasi kejadian. Hal tersebut diungkapkan Emi yang rumahnya selamat dari amukan si jago merah itu.
Wanita berusia 55 tahun itu menjelaskan, setengah jam setelah api merambat ke rumah-rumah warga, barulah mobil pemadam kebakaran turun ke lokasi. Padahal, saat api mulai marak petugas polisi telah menginformasikan ke petugas pemadam kebakaran.
“Syukurnya rumahku tidak sempat terbakar,”ucap Emi yang tersedu melihat api cukup dekat dari rumahnya.
Empat dari 12 rumah yang terdata antara lain, rumah Dea (pemilik kios ponsel), Isap (tukang jahit), Anto (kios makanan ringan), Ade (pemilik kafe) dan Buyung (pemilik rumah makan Kenayang). Diperkirakan kerugian ratusan juta rupiah. (***)