header
Pencarian Berita   Pencarian lebih rinci »
Rubrik Berita
Arsip Berita
Mo Tu We Th Fr Sa Su
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031

Newsletter
Subscribe to newsletter:

Poll: PEMILU 2009
Partai Manakah yang Tampil Sebagai Pemenang Pemilu 2009
Partai Golkar
Partai Demokrat
Partai Keadilan Sejahtera
PDI Perjuangan
P P P
P K B
Partai Hanura
Partai Gerindra
P A N
Bukan Partai di Atas
Golput
Poll results | Old polls


email Kirim Keteman Anda | print Versi Cetak | comment Komentar (0 posted)

Flu Burung Rambah Labuhanbatu

By redaksi on August 11,2008

image
 MASYARAKAT Labuhanbatu saat ini tengah dilanda kegundahan. Sebab, di daerah penghasil karet dan sawit ini diyakini telah tersebar virus mematikan Flu Burung yang berasal dari binatang, khususnya ternak. Untuk itu Pemkab Labuhanbatu melalui instansi terkait telah mendirikan Posko kewaspadaan atau laporan.

Diketahuinya virus tersebut melanda Kabupaten Labuhanbatu saat beberapa hari lalu, ayam ternak warga mati mendadak. Setelah itu berlanjut ke daerah lain di luar kelurahan.

Hingga saat ini, sudah terhitung sekitar 800 ekor ayam milik masyarakat ditemukan mati mendadak yang diakibatkan terserang virus H5N1 (Flu Burung) yang tersebar di 5 kelurahan, di Kecamatan Rantau Utara. Kelurahan itu antara lain, Padang Bulan, Padang Matinggi, Cendana, Lobusona dan Kelurahan Ujung Bandar. “Berdasarkan hasil laporan dari Dinas Peternakan Provsu, ayam yang mati mendadak, yang kita kirim beberapa waktu lalu positif terserang virus H5N1. untuk itu kita bekerja sama dengan yang terkait telah melakukan tindakan penyemprotan, pembagian sarung tangan, masker dan lainnya kepada masyarakat dikelurahan yang terindikasi,” kata Kepala Dinas Peternakan (Kadisnak) Pemkab Labuhanbatu S Situmorang kepada wartawan, kemarain

            Kadiskes Pemkab Labuhanbatu dr H Nazmil Fuad Harahap Mkes melalui Kasubdis P2M Sutdjid Bcs ketika didampingi Wakadiskes kepada wartawan di Posko Puskesmas Kota Rantauprapat menjelaskan, sampai saat ini mereka belum ada menerima laporan dari masyarakat yang terjangkit virus flu burung.

Namun begitu, untuk mengantisipasi penyebarannya, pihaknya telah melakukan sosialisasi keseluruh pelosok daerah untuk berhati-hati dan tanggap lapor.

“Kita berharap kepada masyarakat kalau ada keganjilan agar segera melaporkan ke kantor kelurahan, puskesmas, atau instansi terdekat, walau sampai saat ini belum ada masyarakat yang melapor apakah terserang virus itu. Kegiatan itu juga untuk antisipasi penyebarannya, apalagi ada daerah yang telah ada korban,” jelas Sutadjid.

Pantauan wartawan saat acara pembakaran unggas yang diduga terserang virus flu burung di samping kantor Kelurahan Padang Bulan Kecamatan Rantau Utara, Minggu ( 10/8 ), beberapa orang pejabat dan unsur Muspida yang hadir terlihat memakai pengaman/masker saat melakukan pembakaran.

 Musnahkan Unggas

            Berkaitan dengan itu Wakil Bupati Labuhanbatu H.Sudarwanto S.SP  mengatakan, Pemkab melakukan pemusnahan, sebagai upaya kesiapsiagaan dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terhadap virus atau penyakit Frlu Burung yang sangat berbahaya.

Sudarwanto  berharap kasus Flu Burung ini bukanlah semata-mata tanggungjawab pemerintah saja, akan tetapi yang sangat diharapkan adalah keikut sertaan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menanggulangi dan membasminya.

            Lanjut Sudarwanto, kalau bencana ini terjadi lebih meluas lagi, maka kerugian yang lebih besar akan terus terjadi. “Untuk itu kita akan berupaya semaksimal mungkin agar kerugian yang serupa tidak semakin berkembang di tengah-tengah masyarakat”,ujarnya.

            Drh. Nurdin Edi, yang mewakili Kepala Dinas Peternakan Provinsi Sumatera Utara yang turut hadir pada pemusnahan unggas tersebut menyatakan salut dan bangga kepada Pemkab Labuhanbatu yang begitu tanggap terhadap virus influenza Flu Burung.

            “Kami dari Dinas Peternakan Provinsi Sumatera Utara akan siap membantu untuk penanggulangan penyakit berbahaya ini”, jelasnya.             Kadis Peternakan Labuhanbatu Ir.Amir Syarifuddin Situmorang dalam laporannya menyebutkan bahwa kasus avian influenza Flu Burung ini berawal dari 2 Agustus lalu dengan kematian unggas sebanyak 810 ekor di Kecamatan Rantau Utara yakni;di Kelurahan Padang Matinggi sebanyak 145 ekor, Kelurahan Cendana 175 ekor dan Kelurahan Padang Bulan sebanyak 345 ekor. Sedangkan di Kecamatan Rantau Selatan tepatnya di Kelurahan Lobusona sebanyak 30 ekor dan di Keluarahan Ujung Bandar 115 ekor.

14 times read

Did you enjoy this article?

1 2 3 4 5 (total 0 votes)
comment Komentar (0 posted)
Berita Terpoluler
Komentar Berita